Kamis, 21 April 2011

MEMBUAT BLOG DI FACEBOOK

Dalam Facebook memang tidak tersedia fitur resmi untuk membuat blog. Tetapi berkat aplikasi buatan para pengguna Facebook, terdapat beberapa aplikasi blog yang siap anda gunakan dalam pembuatan blog dalam Facebook anda. Jika anda ingin membuat blog di Facebook atau iseng ingin membuat blog ikuti langkah-langkah di bawah ini.
Langkah 1:
Dalam keaadaan anda sudah log in kedalam akun Facebook anda, cobalah untuk memasukan kata kunci / keyword “blog” pada bagian search untuk mencari aplikasi blog yang tersedia.
Langkah 2:
Akan muncul beberapa aplikasi blog yang dibuat oleh pihak ketiga. Kali ini pilihlah yang merupakan buatan Shujaat bin tariq dengan ikon B berwarna biru, dan klik View Aplication.
Langkah 3:
Selanjutnya akan muncul halaman utama aplikasi blog tersebut. Klik Go Aplication.
Langkah 4:
Kemudian anda akan mendapatkan beberapa blog yang telah di publishkan oleh pengguna Facebook lainya dengan aplikasi yang sama juga. Di halaman ini juga terdapat link untuk membuat blog pertama anda. Klik Create New Blog Entry.
Langkah 5:
Sebelum anda dapat membuat blog entry baru, anda harus mengaktifkan blog face. Klik Add Face Blog
Langkah 6:
Di halaman berikutnya anda akan diminta konfirmasi untuk memberikan akses untuk tampilan profile dan segala sesuatu yang berkenaan dengan data diri anda di Facebook. Klik Allow
Langkah 7:
Anda akan menjumpai kembali tampilan halaman yang sama dengans ebelumnya. Klik Create New Blog Entry
Langkah 8:
Ada baiknya anda membuat kategori terlebih dahulu untuk menjadikan blog anda menjadi lebih rapi berdasarkan topik-topik berbeda yang anda buat. Klik Add New Category
Langkah 9:
Pada dialog Add New Category, berikan nama untuk kategori tersebut pada bagian Title. Untuk Description berikan penjelasan singkat menenai kategori tersebut, atau bisa juga anda biarkan dalam keaadaan kosong namun ada baiknya di isi terlebih dahulu.
Langkah 10:
Sejurus kemudian kategori baru yang telah anda buat kini sudah tercantum di dalam blog anda.
Langkah 11:
Anda bisa membuat beberapa kategori lainya dengan cara yang sama. Jika demikian maka nantinya di bagian Categories akan muncul nama-nama kategori yang anda telah buat tadi. Kali ini anda sudah bisa membuat blog entry dengan mengklik Create New Blog Entry.
Langkah 12:
Sebenarnya untuk aplikasi blog buatan shujaat bin tariq ini memiliki fitir WYSIWYG editor, namun saat artikel ini di susun ternyata masih terdapat perbaikan. Karena itu kali ini tampilanya tak ubahnya dengan Basic Editor. Masukan namajudul pada title dan pilih kategori yang ingin anda pakai.
Langkah 13:
Anda bisa memasukan artikel blog anda di bagian yang telah di sediakan. sayangnya kali ini fitue WYSIWYG editor masih belum sempurna. Tetapi anda bisa menyertakan link video dari Youtube disini.
Langkah 14:
Untuk memasukan video dari Youtube, cari video yang anda cari menggunakan fasilitas search di Youtube. Setelah anda menemukan hasil pencarian video, klik salah satu yang anda inginkan, lalu copy alamat URL dari video tersebut dan masukan URL video yang anda dapatkan dari Youtube tadi di bagian Video URL.
Langkah 15:
Setelah semuanya nada yakini telah terisi dengan benar klik Publish. Kemudian anda akan mendapatkan pesan bahwa blog anda telah selesai di buat.

PRINSIP DASAR MESIN DC





Pendahuluan
Mesin DC (Direct Current) merupakan salah satu jenis mesin listrik, dimana mesin ini digunakan untuk mengkonversi energi listrik arus searah menjadi energi mekanik, atau sebaliknya. Ada dua macam mesin DC, yakni: Motor DC dan Generator DC. Pada pengoperasiannya, motor DC dapat mengkoversi energi listrik arus searah menjadi energi mekanik, sedangkan generator DC sebaliknya.
Berdasarkan konstruksinya, ada tiga komponen penting dari mesin listrik, yakni: stator, rotor, dan air gap. Stator merupakan bagian mesin yang statis, rotor merupakan bagian mesin yang bergerak/ berputar, sedangkan air gap merupakan celah antara stator dan rotor yang berfungsi untuk mencegah terjadi friksi antara stator dengan rotor, serta mempermudah rotor untuk berputar pada porosnya.
Motor dan generator DC memiliki beberapa perbedaan dasar, diantaranya terkait dengan pencatuan pada komponen mesin tersebut, yakni stator dan rotor.

Pembahasan
Motor DC
Pada motor DC, bagian stator dan rotornya diberi supply tegangan arus searah (VDC). Karena rangkaian stator dan rotor merupakan close loop, serta memiliki resistansi dalam (kawat penghantar), maka   timbulah arus searah (iDC) pada kedua komponen. Kemudian, berdasarkan hukum oersted, dimana saat sebuah kawat penghantar dialiri arus, akan dihasilkan medan magnet di sekeliling kawat penghantar.  Maka, pada kedua komponen tersebut dihasilkan medan magnet (B). Medan magnet pada stator (Bs) merupakan medan magnet utama, dimana nantinya akan mendominasi dalam penentuan arah perputaran rotor. Sedangkan medan magnet pada rotor (Br) seringkali disebut sebagai medan magnet jangkar, karena dalam prakteknya rotor seringkali disebut dengan kumparan jangkar (armature winding).Medan magnet merupakan besaran vector (besaran yang memiliki satuan dan arah). Bila ada dua medan magnet berdekatan (Bs dan Br), maka akan dihasilkan medan magnet resultan yang merupakan hasil interaksi antara Bs dengan Br.
Karena rotor dialiri arus searah dan terdapat medan magnet resultan, maka timbulah gaya Lorentz (F).  Kemudian, pada rotor dihasilkan torsi (T) yang merupakan hasil kali vector antara lengan gaya (direpresentasikan dengan jari-jari rotor) dengan gaya yang timbul pada rotor. Pada akhirnya, torsi yang bekerja pada rotor inilah yang membuat rotor dapat berputar. Dalam hal ini, peran komutator dan brushdiperlukan, yakni untuk menjaga arah putaran rotor supaya tetap satu arah, baik clock wise maupun counter clock wise.
Berdasarkan penjelasan singkat di atas, dapat diketahui bahwa pada pengoperasiannya motor DC dapat mengkonversi energi listrik, yakni energi yang disupply ke stator dan rotor, menjadi energi gerak, yakni energi yang menyebabkan rotor berputar pada porosnya.

Motor DC : konversi energi listrik ke energi gerak

Generator DC
            Berbeda dengan motor DC. Pada generator DC, komponen mesin yang diberi supply tegangan arus searah (VDC) hanyalah stator, sedangkan rotor dikopel (dihubungkan secara fisik) dengan prime mover atau alat penggerak, tanpa diberi supply.
            Saat stator diberi supply VDC, maka timbulah arus searah (IDC) pada stator. Kemudian, sama halnya dengan penjelasan sebelumnya mengenai motor DC, dimana pada akhirnya akan dihasilkan medan magnet utama  pada stator (Bs). Medan magnet stator menembus permukaan rotor, sehingga dihasilkan fluks. Karena rotor dikopel dengan prime mover yang dapat menyebabkan posisi rotor berubah-ubah, maka terjadi perubahan cos Î¸ (sudut antara medan magnet stator dengan normal bidang rotor). Perubahan cos Î¸menyebabkan timbulnya diferensiasi fluks terhadap waktu. Kemudian dihasilkan ggl induksi, yang merupakan hasil kali dari jumlah lilitan pada penghantar (rotor) dengan diferensiasi fluks terhadap waktu. Karena rangkaian rotor merupakan close loop (terhubung dengan load), maka timbulah arus bolak-balik. Dalam hal ini, peran komutator  dan brush diperlukan, yakni untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah.  
Berdasarkan penjelasan singkat di atas, dapat diketahui bahwa pada pengoperasiannya generator DC dapat mengkonversi energi mekanik, yakni energi yang dihasilkan oleh pengkopelan rotor denganprime mover, menjadi energi listrik, yakni energi yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan load.

Generator DC : konversi energi gerak ke energi listrik

Kesimpulan
  • Mesin DC merupakan mesin yang dapat mengkonversi energi listrik arus searah menjadi energi mekanik, atau sebaliknya.
  • Ada tiga komponen penting pada mesin listrik, yakni: stator, rotor, dan air gap.
  • Pada pengoperasiannya, motor DC digunakan untuk mengkonversi energy listrik menjadi energi mekanik, sedangkan generator DC adalah sebaliknya.
  • Pada motor DC, komutator dan brush berfungsi untuk menghasilkan energi listrik arus searah.
  • Pada generator DC, komutator dan brush berfungsi untuk menjaga arah putar rotor supaya tetap satu arah putaran.

Sumber Pustaka
·       Modul praktikum Teknik Tenaga Listrik (TTL) Laboratorium Konversi Energi Listrik (LKEL) Elektro UI

tips merawat komputer

1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.
6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber). anto bamba

cara hapus virus shortcut

Berikut 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut:
1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.
2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/
4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].
5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.
Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:
-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.
Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:
>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB
Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).
7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.
Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].
8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Original source: vaksin[dot]com & detikinet[dot]com